Jumat, 10 Maret 2017

Makalah Java Script

DAFTAR ISI
LEMBAR JUDUL
DAFTAR ISI................................................................................................................. i
KATA PENGANTAR.................................................................................................... ii
BAB II I PENDAHULUAN...............................................................................................1
1.1          Latar belakang. 2....................................................................................................2
1.2          Rumusan Masalah. 4..............................................................................................4
1.3          Tujuan. 5.................................................................................................................5
BAB II PEMBAHASAN.. 6...................................................................................................6
2.1          Pengertian  Java Server Page. 7..............................................................................7
2.2          Cara Menggunakan Teknologi Java Dalam Lingkungan Web. 8............................8
2.3          Sejarah JAVA.. 9.......................................................................................................9
2.4          Kelebihan dan Kekurangan Java. 10.......................................................................10
2.5          Kegunaan Java. 11...................................................................................................11
2.6          Aturan Dasar Pada Java. 12.....................................................................................12
2.7          Konsep OOP Pada Java. 13.....................................................................................13
2.8          Edisi Java. 13...........................................................................................................13
2.9          Fitur-Fitur Java. 14..................................................................................................14
2.10        Karakteristik Java. 15..............................................................................................15
BAB III PENUTUP. 16..........................................................................................................16
DAFTAR PUSTAKA.. 26.......................................................................................................26





KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Makalah ini tepat pada waktu-Nya. Makalah ini dianjurkan untuk memenuhi salah satu kelulusan mata kuliah Pemrograman Java III jurusan Teknik Komputer D-III di POLITEKNIK SUKABUMI.
Makalah ini dapat selesai berkai bantuan beberapa pihak maka dari itu penulis mengucapkan banyak terimakasih kepada:
1.         Kedua orang tua tercinta yang selalu mendoakan dan telah memberikan motivasi serta memberikan fasilitas sehingga terselesaikannya laporan ini.
2.         Bapak Drs. Gabriel Sukarman, M.Pd Selaku Direktur Politeknik Sukabumi.
3.         Bapak Ismail Goro, M.T. Selaku Ketua Jurusan Teknik Komputek Politeknik Sukabumi.
4.         Bapak Alm Yudha Selaku Dosen mata kuliah Pemrograman Java III.
5.         Ibu Samirah Rahayu, M.kom.
6.         Seluruh rekan-rekan di perkuliahan Politeknik Sukabumi dari semua tingkat dan jurusan.
            Meskipun penulis sudah berusaha dengan sebaik-baiknya, namun penulis menyadari sepenuhnya bahwa laporan ini masih jauh dari sempurna, karena itu segala kritik dan saran yang sifatnya membangun akan penulis terima dengan segala kerendahan hati.
Harapan penulis semoga makalah ini bermanfaat bagi penulis khususnya, bagi pembacanya serta dapat dijadikan landasan bagi mahasiswa/I dalam menyusun makalah berikutnya.
Amin

Sukabumi, 11 Januari 2016

Penulis



 BAB I
PENDAHULUAN

1.1              Latar belakang

Dalam era serba teknologi saat ini, kemajua bidang pendiikan sangatlah bertambah dari waktu ke waktu. Kemajuan yang dicapai oleh umat manusia, baik itu bidang sosial, bidang informasi maupun bidang pendidikan. Salah satunya membuat makalah yang baik dan benar, yaitu merupakan system informasi yang dituangkan ke dalam bentuk tulisan karya ilmiah.

1.2         Rumusan Masalah

1.      Pengertian Java ?
2.      Menggunakan Teknologi Java dalam Web ?
3.      Sejarah Java ?
4.      Kelebihan dan Kekurangan Java ?
5.      Kegunaan Java ?
6.      Aturan Dasar Pada Java ?
7.      Konsep OOP Pada Java ?
8.      Edisi Java ?
9.      Fitur-Fitur Java ?
10.  Karakteristik Bahasa Pemrograman Java ?

1.3         Tujuan

Makalah ini di susun dengan tujuan sebagai salah satu syarat untuk memenuhi kelulusan dalam mata kuliah pemrograman java III di politeknik sukabumi jurusan Teknik Komputer dan juga bertujuan sebagai sarana untuk memberikan informasi untuk para mahasiswa/i mengenai java server page atau bisa di singkat dengan JSP yang belum mengenal bahasa pemrograman java. Pemrograman yang sekarang semakin banyak diminati dan banyak hal yang menarik yang dapat di pelajari mengenai dunia pemrograman  java.




BAB II
PEMBAHASAN

2.1              Pengertian  Java Server Page

Java server page ( JSP ) adalah suatu teknologi web berbasis bahasa pemrograman java dan berjalan di platform java, serta bagian teknologi J2EE ( java 2 enterprise edition ). J2EE merupakan platform java untuk pengembangan sistem aplikasi enterprise  dengan dukungan API (Application Programming Interface )  yang lengkap dan portabilitas serta memberikan sarana untuk suatu aplikasi yang memisahkan antara business logic ( sistem ), Presentasi dan data. JSP juga memerlukan JVM (Java Virtual Machine)  supaya dapat berjalan yang berarti juga mengisyaratkan keharusan menginstal  java virtual machine di server, dimana JSP akan dijalankan. Selain JVM, JSP juga memerlukan server yang disebut dengan Web Container.
Java Server Page ( JSP ) adalah bahasa scripting untuk web programming yang bersifat server side seperti halnya PHP dan ASP. JSP dapat berupa gabungan antara baris HTML dan fungsi-fungsi dari JSP. JSP tidak perlu dikomplikasikan oleh USER tapi SERVER yang akan melakukan tugas tersebut. Pada saat user membuat pertama kali atau melakukan modifikasi halaman dan mengeksekusinya pada web, browser akan memakan sedikit waktu sebelum ditampilkan.
Teknologi JSP menyediakan cara yang lebih mudah dan cepat untuk membuat halaman-halaman web, yang menampilkan isi secara dinamika. Teknologi JSP didesain untuk mempermudah dan mempercepat pembuatan aplikasi web yang bekerja dengan berbagai macam web server, application server, browser, browser dan development tool.

2.2              Cara Menggunakan Teknologi Java Dalam Lingkungan Web

Ada tiga cara untuk menggunakan teknologi java dalam lingkungan web yaitu;
1.      Applet
Applet merupakan program java yang disisipkan pada halaman HTML dengan menggunakan tag <APPLET>. Kita dapat membuat sebuah program yang kompleks dengan menggunakan bahasa Java kemudian jika ingin ditampilkan dalam halaman web, kita menyimpan program tersebut dalam bentuk applet dan menyisipkan pada halaman-halaman HTML.
Applet ini akan dieksekusi oleh Java Virtual Machine ( JVM ) pada browser. Sayangnya sering kali computer client tidak di dukung oleh JVM, sehingga applet tersebut tidak dapat di jalakan.
2.      Servlet adalah program yang tertulis dengan bahasa Java yang dijalankan pada server yang terkoneksi ke web. Pada servlet, computer client tidak membutuhkan JVM, karena semua kode program akan dieksekusi di sisi server. Output yang akan disampaikan kepada browser client adalah murni HTML. Servlet ini akan di kompilasi dalam bentuk class. Servlet secara umum mampu meningkatkan sisi interaktif dan dinamis halaman web. Kelemahan dari servlet adalah teks-teks HTML yang berisi tampilan halaman harus dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman Java. Hal ini menyulitkan jika ingin mengubah tampilan HTML-Nya, karena berarti kita harus membuka kembali kode program java di servlet.
3.      Java Server Pages (JSP) adalah bahasa scripting untuk web programming yang bersifat server side seperti halnya PHP dan ASP.

2.3              Sejarah JAVA

Bahasa permrograman java pertama lahir dari the garden project, yang berjalan selama 18 bulan, dari awal tahun 1991 hingga musim panas 1992. Proyek tersebut belum menggunakan versi yang dinamakan Oak. Proyek ini dimotori Patrick Naugton, Mike Sheridan, James Gosling  dan Bill Joy, beserta Sembilan pemrogram  lainnya dari sun Microsystem. Salah satu hasil proyek ini adalah mascot Duke yang dibuat oleh Joe Palrang.
Selanjutnya pertemuan  proyek berlangsung di sebuah gedung perkantoran Sand Hill Road di Menlo Park. Sekitar musim panas 1992 proyek ini di tutup dengan menghasilkan sebuah  program Java Oak Pertama, yang ditunjukan sebagai pengendali sebuah peralatan dengan teknologi layar sentuh (touch screen), seperti pada PDA sekarang ini. Teknologi baru ini dinai “ *7”( Star Seven).
Setelah Era Star Seven selesai sebuah anak perusahaan TV Kabel tertarik, ditambah beberapa orang dari proyek The Garden Project. Mereka memusatkan kegiatannya pada sebuah ruangan kantor di 100 Hamilton Aveue, Palo Alto. Yang kemudian Perusahaan itu menjadi bertamabah  maju serta jumlah karyawan yang meningkat dalam ukuran waktu yang cukup singkat, dan pada rentan waktu ini juga ditetapkan pemakaian internet sebagai medium yang menjembatani kerja dan ide diantara mereka. Yang pada waktu itu internet hanya dipake dikalangan akademi dan militer saja.
Terinspirasi dari film tahun 80-an. Blade Runner, mereka mejadikan perambahan ( browser ) Mosaic sebagai landasan awal untuk membuat perambah java pertama yang dinamai web Runner, yang pada perkembangan rilis pertama berganti nama menjadi Hot Java.
Sun kemudian mengumumkan bahasa java sebagai bahasa yang mampu menjalankan web secara interaktif dan aman. Pada pertengahan tahun 1995 Netscape mengumumkan akan mengadopsi java di dalam browser mereka, sehingga pada waktu itu secara deface menjadi bahasa standar di dunia maya internet. Perkembangan java dipermudah lagi dengan tersedianya JDK (Java Development Kit) di situs milik Sun yang dapat di download secara gratis. Kemudian di akhir tahun 1995,IBM dan Microsoft memutuskan untuk membeli lisensi Java untuk dipakai dalam teknologi mereka. Bahasa Java itu sendiri dikembangkan dari bahasa sebelumnya yaitu C++, karena proyek Green tersebut telah dikembangkan oleh orang-orang yang dulunya bekerja dengan bahasa C++. Java lahir dari kebutuhan akan sebuah pemrograman berorientasi objek. Java itu sendiri diciptakan karena ketidak puasan akan kinerja C++ karena dinilai memeiliki banyak bug, berbiaya besar dan tergantung pada platfrom.
 Sekitar bulan Maret 1995, untuk pertama kali kode java versi 1.0a2 dibuka kesuksesan mereka diikuti dengan  pemberitaan pertama kali pada surat kabar San Jose Mercury News pada tanggal 23 Mei 1995. Sayangnya terjadi perpecahan di antara mereka suatu hari pada pukul 04.00 di sebuah ruangan hotel Sheraton Palace. Tiga dari pimpinan utama proyek, Eric Schmidt dan George Paolini dari Sun Microsystems bersama Marc Andreessen, membentuk Netscape.
Nama Oak, diambil dari pohon oak yang tumbuh di depan jendela ruangan kerja “bapak java”, James Gosling. Nama Oak ini tidak dipakai untuk versi release Java karena sebuah perangkat lunak sudah terdaftar dengan merk dagang tersebut, sehingga diambil nama penggantinya menjadi “Java”. Nama ini diambil dari kopi murni yang digiling langsung dari biji (kopi tubruk) kesukaan Gosling.
Versi keluaran awal java ditahun 1996 sudah merupakan versi relase sehingga dinamakan java versi 1.0, versi ini menyertakan banyak paket standar awal yang terus dikembangkan pada versi selanjutnya, seperti;
1.      Java io, yaitu peruntukan kelas input dan output, termasuk penggunaan berkas
2.      Java lang, yaitu peruntukan kelas elemen-elemen dasar
3.      Java until, yaitu peruntukan kelas pelengkap seperti kelas struktur data dan kelas penaggalan .
4.      Java net, yaitu peruntukan kelas TCP/IP.
5.      Java awt, yaitu kelas dasar untuk aplikasi antar muka dengan pengguna (GUI).
6.      Java applet, yaitu kelas dasar aplikasi antar muka untuk diterapkan pada penjelajah web.
7.      Evalusi Java Platfrom
Munculnya browser-browser baru, standar HTML pun mulai dikenal namanya serta diperhitungkan keberadaannya, DOM menjadi lebih lengkap fiturnya walaupun kegunaanya berbeda antar browser. kebutuhan cross platfrom pun akhirnya muncul akibat kurangnya monopoli browser. Pustaka dan framework Javascript pun banyak lahir, hal itu tidak saja menjawab kebutuhan cross platfrom, pustaka ini juga menambahkan fitur yang hilang lewat Javascript itu sendiri misalnya, struktur class, variabel privat dan publik, pemanggil fungsi secara asinkron, emulasi threading, dan masih banyak lagi.
Tidak hanya populer disisi klien, karakteristik Javascript rupanya juga diinginkan disisi server (Jaxer). Bahkan kini telah berevolusi menjadi platfrom, bukan hanya sekedar bahasa pelengkap. Banyak pihak yang kini menawarkan platfrom dengan dukungan Javascript, bahkan ada yang ekslusif mendukung javascript saja. Berikut ini contoh-contohnya platform javascript:
1.      Appjet
Layanan ini bekerja, sama seperti yang dilakukan oleh Google lewat Google App Engine. Appjet ini hanya mendukung Javascrip. Satu set API yang cukup komprehensif (printing, utilities, xhr, etc) ditambah dengan pustaka sumbangan dari parapenggunanya membuat Appjet mampu menjadi prasarana Rapid Prototyping.
2.      TitaniumApp
Layanan ini banyak meniru kesuksesan  AdobeAIR dengan memberikan SDK Opensource yang dapat dipakai untuk membangun desktop, web dan mobile app dengan mudah melalui HTML, CSS dan Javascript API. Namun saat ini layanan inibelum lengkap, tetapi akan tetap menarik karena akan berbeda dengan yang ada di ADOBE AIR.


3.      Javascript dari Joyent
Joyent telah berkecimpung dalam hal application acceleration dan scaling service dengan produk Jpyent acceleratior-Nya. Bahkan dalam waktu lalu telah mengakuisisi Reasonably Smart, akan diluncurkan platfrom berbasis javascript.

2.4              Kelebihan dan Kekurangan Java

A.    Kelebihan dari bahasa pemrograman Java, diantaranya yaitu;
1.      Multiplatfrom
Dapat dijalankan pada beberapa platfrom sistem operasi komputer, yang sesuai dengan prinsip tulis sekali, jalankan dimana saja dengan kelebihan ini. Pemrogram cukup menulis sebuah program Java dan dikompilasi (diubah dari bahasa yang dimengerti manusia menjadi bahasa mesin atau bytecode). Keudian hasilnya dapat dijalankan diatas beberapa platfrom tanpa adanya perubahan. Dengan kelebihan ini memungkinkan sebuah program berbasis Java dapat dikerjakan diatas sistem operasi Linux serta dapat dijalankan dengan baik diatas Microsoft Windows. Platfrom yang didukung samapi saat ini adalah Microsoft Window, Linux, Mac OS dan Sun solaris. Penyebanya adalah setiap sistem operasi menggunakan programnya sendiri-sendiri (yang dapat diunduh dari situs Java) untuk meninterpretasikan bytecode tersebut.
2.       OOP (Object oriented Programming-Pemrogram Berorientasi Objek)
yang artinya semua aspek yang terdapat di Java adalah Objek. Java merupakan salah satu bahasa pemrograman berbasis objek secara murni. Semua tipe data diturunkan dari kelas dasar yang disebut Object. Hal ini sangat memudahkan pemrogram untuk mendesain, membuat, mengembangkan dan mengalokasi kesalahan sebuah program dengan basis Java secara cepat, tepat, mudah dan terorganisir. Kelebihan ini menjadikan Java sebagai salah satu bahasa pemograman termudah, bahkan untuk fungsi fungsi yang advance seperti komunikasi antara komputer sekalipun.
3.       Perpustakaan Kelas Yang Lengkap
Java terkenal dengan kelengkapan library atau perpustakaan (kumpulan program program yang disertakan dalam pemrograman java) yang sangat memudahkan dalam penggunaan oleh para pemrogram untuk membangun aplikasinya. Kelengkapan perpustakaan ini ditambah dengan keberadaan komunitas Java yang besar yang terus menerus membuat perpustakaan-perpustakaan baru untuk melengkapi seluruh kebutuhan pembangunan aplikasi.


4.      Bergaya C++
Memiliki sintaks seperti bahasa pemrograman C++ sehingga menarik banyak pemrogram C++ untuk berpindak ke Java. Saat ini pengguna Java sangat banyak, bahkan sebagian besar penggunanya adalah pemrogram C++ yang berpindak ke Jav. Bahkan dalam dalam proses pembelajaran di Perguruan Tinggi di Amerika mulai berpindak ke Java, dengan mengajarkan java kepada peserta didiknya karena dianggap lebih mudah untuk dipahami oleh peserta didik dan dapat berguna pula bagi mereka yang bukan mengambil jurusan komputer.
5.      Pengumpulan sampah otomatis
Memiliki fasilitas pengaturan penggunaan memori sehingga para pemrogram tidak perlu melakukan pengaturan memori secara langsung (seperti halnya dalam bahasa C++ yang dipakai secara luas).

B.            Kekurangan dari bahasa pemrograman Java, diantaranya, yaitu:
1.      Tulis sekali, jalankan di mana saja – Masih ada beberapa hal yang tidak kompatibel antara platform satu dengan platform lain. Untuk J2SE, misalnya SWT-AWT bridge yang sampai sekarang tidak berfungsi pada Mac OS X.
2.       Mudah didekompilasi.
 Dekompilasi adalah proses membalikkan dari kode jadi menjadi kode sumber. Ini dimungkinkan karena kode jadi Java merupakan bytecode yang menyimpan banyak atribut bahasa tingkat tinggi, seperti nama-nama kelas, metode, dan tipe data. Hal yang sama juga terjadi pada Microsoft. NET Platform. Dengan demikian, algoritma yang digunakan program akan lebih sulit disembunyikan dan mudah dibajak/direverse-engineer.
3.      Penggunaan memori yang banyak.
 Penggunaan memori untuk program berbasis Java jauh lebih besar daripada bahasa tingkat tinggi generasi sebelumnya seperti C/C++ dan Pascal (lebih spesifik lagi, Delphi dan Object Pascal). Biasanya ini bukan merupakan masalah bagi pihak yang menggunakan teknologi terbaru (karena trend memori terpasang makin murah), tetapi menjadi masalah bagi mereka yang masih harus berkutat dengan mesin komputer berumur lebih dari 4 tahun.

2.5              Kegunaan Java

Berikut merupakan kegunaan Java platfrom, diantaranya yaitu :
1.        Pembuatan perangkat lunak pada satu platfrom dan menjalankannya pada hampir semua platfrom lain.
2.    Membantu pembuatan programuntuk dijalankan pada browser Web dan layanan Web.
3.      Pembuatan aplikasi server-side untuk forum online, toko, jajak pendapat, HTML pemrosesan from , dan banyak lagi.
4.      Membantu mengkombinasikan aplikasi atau layanan menggunakan bahasa Java sehingga tercipta sebuah aplikasi atau layanan yang sangat disertakan.
5.       Menciptakan aplikasi yang kuat dan efisien untuk ponsel, prosesor terpencil, produk murah konsumen, dan hampir semua perangkat yang lain dengan basic digital.

2.6              Aturan Dasar Pada Java

Aturan dasar dari penggunaan sintaks bahasa Java, yaitu:
1.       Java bersifat case-sensitive
2.      Secara umum Java mengabaikan spasi kosong (karakter yang tidak muncul pada layar, misalnya kosong, tab, baris baru)
3.       Brace {} adalah simbol peneglompokan pada dala Java yang menandai bagian awal dan akhir dari suatu program
4.      Setiap pernyataan Java diakhiri dengan simbol ;.
5.      Simbol // membuat sebuah baris komentar, simbol /* ... */ membatasi bagian awal dan akhir suatu komentar.
6.      Komentar javadoc khusus digunakan untuk men-generate dokumentasi HTML untuk program Java, dapat menciptakan komentar javadoc dengan memulai baris dengan /** dan mengakhirinya dengan */.
7.      Java memiliki beberapa kata yang dicadangkan dan tidak bisa digunakan dalam ekspresi biasa. Kata-kata tersebut keyword.
Kelas pertama dalam program Java (disebut kelas penegndali) harus memiliki nama yang sam dengan file dimana ia disimpan.

2.7              Konsep OOP ( Object Oriented Programming ) Pada Java

1.        Class Yaitu kumpulan atas devinisi data dan fungsidalam suatu unit untuk suatu tujuan tertentu. Sebagai contoh “class of dog” merupakan suatu unit yang terdiri atas definisi data dan fungsi-fungsi menunjukkan pada berbagai macam perilaku/turunan dari anjing. Sebuah class adalah dasar dari modularitas dan struktur dalam pemrograman berorientasi object. Class merupakan contoh abstrak dari sebuah objek yang telah terbentuk dari proses penyederhanaan. Contoh nyata atau perwujudan dari  sebuah objek dinamakan intance.
2.       Object
Object adalah sebuah entiti yang memiliki keadaan behavior dan identitas yang tugasnya dirumuskan dalam suatu lingkup masalah dengan baik. Inilah intance yang sebenarnya dari sebuah class, ini juga yang dikenal intance. Intance sendiri dibuat pada waktu meng-intantiate class menggunakan kata kunci new dalam sistem registrasi siswa. Contoh dari sebuah object yaitu entiti Student.
3.      Atribut
Atribut menunjuk pada elemen data dari sebuah object. Atribut menyimpan informasi tentang object. Dikenal juga sebagai member data, variabel intance, propertiatau sebuah flied data. Kembali pada contoh sistem registrasi siswa, dimana atribut dari sebuah siswa adalah nomor siswa.
4.      Method
 Sebuah method menjelaskan behavior dari sebuah object. Method juga dikenal sebagai fungsi atau proseur, sebagai contoh methode yang mungkin tersedia untuk entiti siswa adalah method register.
5.      Abstraksi
Abstrak yaitu kemampuan sebuah program untuk melewati aspek informasi yang diproses olehnya, yaitu kemampuan untuk memfokus pada inti. Setiap objek dalam sistem melayani sebagai model dari “pelaku” abstrak yang dapat melakukan kerja, laporan dan perubahan keadaannya dan berkomunikasi dengan obejk lainnya. Dalam sistem ini tanpa harus mengungkapkan bagaimana kelebihan ini diterapkan. Proses fungsi atau metode dapat juga dibuat abstrak, dan teknik digunakan untuk mengembangkan sebuah pengabstrakan.
6.      Enkapsulasi
Memastikan pengguna sebuah objek tidak dapat mengganti keadaan dalam dari sebuah objek dengan cara-cara yang tidak layak, karena hanya metode dalam objek tersebut yang diberi ijin untuk mengakses keadaannya. Setiap objek mengakses interface yang menyebutkan bagaimana objek lainnya dapat berinteraksi dengannya. Obejek lainnya tidak akan mengetahui dan tergantung pada trepresentasi dalam objek tersebut.
7.       Pewarisan
Pewarisan adalah keuntungan besar dalam pemrograman berbasis object karena suatu sifat atau method didefinisikan dalam superclass, sifat ini secara otomatis diwariskan dari semua subclasses. Jadi, dapat dituliskan kode method hanya sekali dan dengan demikian dapat digunakan oleh semua subclass. Dari konsep penurunan ini suatu kelas bisa diturunkan menjadi kelas baru yang masih mewarisi sifat-sifat kelas orangtuanya. Hal ini dapat dianalogikan dengan kelas manusia. Manusia merupakan turunan dari orang tuanya dan sifat-sifat orang tua diwarisi olehnya. Bisa ditarik kesimpulan bahwa semua kelas di dunia selalu memiliki hirarki yang menggambarkan silsilah kelas tersebut.
8.      Polimorfisme melalui pengiriman pesan
Polimorfisme adalah kemampuan dari sebuah object untuk membolehkan mengambil beberapa bentuk yang berbeda. Secara harfiah, “poli” berarti banyak sementara “morph” berarti bentuk. Tidak bergantung kepada pemanggilan subrutin, bahasa orientasi objek dapat mengirim pesan; metode tertentu yang berhubungan dengan sebuah pengiriman pesan tergantung kepada objek tertentu di mana pesan tersebut dikirim. Contohnya, bila sebuah burung menerima pesan “gerak cepat”, dia akan menggerakan sayapnya dan terbang. Bila seekor singa menerima pesan yang sama, dia akan menggerakkan kakinya dan berlari. Keduanya menjawab sebuah pesan yang sama, namun yang sesuai dengan kemampuan hewan tersebut. Ini disebut polimorfisme karena sebuah variabel tunggal dalam program dapat memegang berbagai jenis objek yang berbeda selagi program berjalan, dan teks program yang sama dapat memanggil beberapa metode yang berbeda di saat yang berbeda dalam pemanggilan yang sama. Hal ini berlawanan dengan bahasa fungsional yang mencapai polimorfisme melalui penggunaan fungsi kelas pertama.


2.8              Edisi Java

Java merupakan bahasa pemrograman yang dapat dijalankan disemua platfrom, diberagam lingkungan seperti; Internet, Consumer electronic product dan Computer applications. Java platfrom tersedia dalam tiga edisi untuk keperluan yang berbeda yaitu :
1.      Java 2 Micro Edition (J2ME)
2.       Java 2 Standard Edition (J2SE)
3.        Java 2 Enterprise Edition (J2EE)
Java memiliki beberapa versi library atau teknologi yang disebut juga sebagai edisi dari bahasa pemrograman java. Tiga edisi utama dari library adalah Micro, Standard, dan Enterprise. J2ME (Java2 Micro Edition) merupakan edisi library yang dirancang untuk membuat aplikasi desktop untuk digunakan pada device tertentu seperti pagers dan mobile phone, handheld PDA dan set-top box. J2ME sembari menyediakan bahasa Java yang sama serta unggul dalam hal portabilitas dan sefe network delivery seperti J2SE dan J2EE. J2ME menggunakan sekumpulan paket yang lebih kecil. J2Me berisi subset paket J2SE ditambah dengan paket spesifik Micro Edition Java.aplikasi J2ME juga dapat diskala agar dapat berjalan pada aplikasi J2SE dan J2EE.
J2EE (Java2 Enterprise Edition) merupakan edisi librari java yang dirancang untuk membuat aplikasi enterprise yang memerlukan antar muka dengan sumber data (data source). J2EE dapat pula dikatakan bahwa J2EE adalah kelompok yang lebih besar dengan J2SE di dalamnya. The Java 2 Platfrom, Enterprise Edition (J2EE) juga menyediakan lingkungan untuk membangun dan menjalankan multitier enterprise applications. J2EE berisi paket-paket didalam Standard Edition serta ditambah dengan paket untuk mendukung pengembangan Enterprise JavaBeans, Java Servlet, javaServer pages dan kendali transaksi yang fleksibel.
Java Virtual Machine (JVM) adalah sebuah spesifikasi untuk sebuah komputer abstrak. JVM terdiri dari sebuah kelas pemanggil dan sebuah interpreter Java yang mengeksekusi kode arsitektur netral. Kelas pemanggil memanggil file. Class dari kedua program Java dan Java API untuk dieksekusi oleh interpreter Java. Interpreter Java mungkin sebuah perangkat lunak interpreter yang menterjemahkan satu kode byte pada satu waktu, atau mungkin sebuah just-intime (JIT) kompiler yang menurunkan bytecode arsitektur netral kedalam bahasa mesin untuk host computer. JMF API (Java Media Framework Application Programming Interface) adalah extension dari J2SE yang dikonsentrasikan untuk pemrograman pada multimedia streaming (JMF version 2.1.1e). JMF version 2.1.1e sudah mendukung RTP (Realtime Protocol) yang digunakan sebagai protokol aplikasi yang realtime seperti audio/video streaming. Dengan menggunakan API ini akan mempermudah dalam meng-implementasikan realtime protocol pada multimedia streaming.
JMF API merupakan arsitektur yang menggabungkan protokol dan pemrograman interface untuk merekam, mentransmisi, dan playback media. Pada JMF 2.1.1e, Sun’s sebagai perusahaan pengembang bahasa pemrograman java berinisiatif untuk membawa pemrosesan time-base media kedalam bahasa pemrograman Java. Time-base media adalah mengubah data yang diterima dengan berdasarkan waktu, termasuk didalamnya seperti audio dan video klip, MIDI, dan animasi.
Karakteristik time-based media adalah dibutuhkannya waktu untuk mengirimkan dan memproses media. Streaming media dapat dikatakan ketika media data dialirkan harus ditemukan timing yang yang tepat untuk menerima dan menampilkannya. Misalkan, ketika sebuah film dimainkan, data tidak dapat dikirimkan dengan cepat sehingga akan terjadi delay pada waktu playback. Artinya, jika data tidak dapat dikirimkan dan di proses dengan cepat maka akan kehilanagan data atau dropping frame untuk memperbaiki playback.
Dalam mengatasi masalah waktu transfer data maka dikembangkan banyak formataudio/video seepperti Cinepak, MPEG-1, H.263, JPEG, PCM, Mu-Law, G.723.1 dan lain-lain. Dari masing masing format tersebut akan mempengaruhi kualitas video/audio, kebutuhan CPU, dan bandwidth.


2.9              Fitur-Fitur Java

Fitur-Fitur java diantanya, yaitu ;
1.        Java Virtual Machine (JVM)
JVM adalah sebuah mesin imajiner (maya) yang bekerja dengan menyerupai aplikasi pada sebuah mesin nyata. JVM menyediakan spesifikasi hardware dan platform dimana kompilasi kode Java terjadi. Spesifikasi inilah yang  membuat  aplikasi berbasis Java menjadi bebas dari platform manapun karena proses kompilasi diselesaikan oleh JVM. Aplikasi program Java diciptakan dengan file teks berekstensi .java. Program ini dikompilasi menghasilkan satu berkas bytecode berekstensi. class atau lebih. Bytecode adalah serangkaian instruksi serupa instruksi kode mesin. Perbedaannya adalah kode mesin harus dijalankan pada sistem komputer dimana kompilasi ditujukan, sementara bytecode berjalan pada java interpreter yang tersedia di semua platform sistem komputer dan sistem operasi.
2.      Gerbage Collection
Dimana disini terdapat banyak bahasa pemrograman lain dengan memberi kebebasan seorang programmer untuk mengalokasikan memory pada saat program yang dijalankan yang selanjutnya memory tersebut harus ditempatkan kembali blok memory tersebut supaya program lain juga dapat menggunakannya. Dalam C, C++dan bahasa lainnya, yang bertanggungjawab adalah seorang programmer tentang hal ini. Namun apabila programmer tersebut lupa, akan menyebabkan suatu keadaan yang biasa disebut dengan nama memory leaks. Memory leaks, adalah suatu keadaan dimana suatu blok memory yang dialokasikan, namun tidak pernah dibebaskan oleh pihak yang bertanggungjawab (program), jika memory yang dialokasikan tidak dibebaskan dari memory, maka akan mengurangi ketersediaan memory yang akan digunakan oleh sistem operasi dan aplikasi lainnya. Dengan demikian apabila terdapat dalam jumlah yang besar , sudah tentu sangat mempengaruhi kinerja sistem operasi dan aplikasi lainnya. Dengan gerbage collection program tidak perlu menghapus sendiri objek-objek yang tidak digunakan lagi, sehingga akan mengurangi beban pengelolaan memory oleh programmer dan mengeleminasi sumber kesalahan memory leaks tersebut.
3.       Code Security
Code security ini terimplementasi pada Java dengan melalui penggunaan Java Runtime Environment (JRE). Java menggunakan tiga lapis model pengamanan untuk melindungi sistem dari untrusted Java Code, yaitu diantaranya;
1.      Clas loader, menangani pemuatan kelas java ke runtime interpreter, local disk denga kelas-kelas yang diambil dari jaringan.
2.      Bytecode verifier membaca bytecode sebelum dijalankan dan menjamin bytecode memenuhi aturan-aturan dasar bahasa Java.
3.      Manajemen keamanan menangani keamanan tingkat aplikasi dengan mengendalikan apakah  program  berhak mengakses sumber daya seperti file , port jaringan , proses eksternal dan sistem widowing. Sistem windowing adalah komponen dari GUI yang khususnya pada lingkungan desktop yang mendukung pelaksanaan manajer window dan memberikan dukungan dasar untuk perangkat keras grafis, perangkat penunjuk seperti mouse dan keyboard
Dalam pemrograman Java, terdapat pula fitur-ftur yang tersedia dalam bahasa pemrograman Java. Sehingga banyak orang menyebut java memiliki prospek yang bagus, diantaranya yaitu seperti;
1.      Aksesibilitas dari berbagai lokasi dunia Java sebagai bahasa pemrograman yang ditujukann untuk internet, sehingga java dapat diakses melalui wolrd wide web serta dapat di akses dari lokasi manapun di seluruh dunia
2.      Sistem yang bebas virus
Java mengimplementasikan strong type-cheking pada komputer pengguna, perubahan pada program akan ditandai sebagai error dan program tidak akan dapat dijalankan. Type checking adalah sistem pengecekan dimana kode akan dicek apakah terdapat perubahan dalam kode asli.
3.      Aplikasi yang cocok dengan berbagai platform.
4.      Java 2D/3D Menyediakan sekumpulan API yang digunakan untuk membangun grafik 2D/3D.
5.      Java Server Page (JSP) Berkembang dari Java Servlet yang dipakai untuk mengganti aplikasi CGI, JSP yang mirip ASP dan PHP merupakan alternatif untuk solusi aplikasi internet.
6.      Java Native Interface (JNI) Menyediakan sekumpulan API yang digunakan untuk mengakses fungsi – fungsi di library yang dibuat dari bahasa pemrograman lain.
7.      Java Sound Menyediakan sekumpulan API yang digunakan untuk memanipulaisi Sound.
8.      Java Interface Definition Language + COBRA(Common Object Request Broker).
9.      Java IDL menyediakan dukungan Java untuk implementasi COBRA yang merupakan model distributed Object untuk solusi aplikasi besar di dunia networking.
10.  Java Card Digunakan pada aplikasi smart card.
11.  Java Telephony API (JTAPI).
12.  Bahasa Berorientasi Objek
Meskipun Java dipengaruhi bahasa-bahasa yang lalu, namun Bahasa Java bukan turunan langsung dari bahasa manapun, dan juga tidak dirancang untuk kompatibel secara kode sumber dengan bahasa-bahasa sebelumnya. Bahasa Java secara menyeluruh baru.
13.  Bahasa Statically Typed Seluruh objek dalam program harus dideklarasikan lebih dahulu sebelum digunakan.
14.  Bahasa Dikompilasi Sebelum menjalankan program di bahasa Java, program dikompilasi menggunakan Java compiler.
15.  Bahasa yang Aman Salah satu prinsip kunci pembuatan Java adalah keselamatan dan keamanan.
16.  Bahasa Independen terhadap Platform Platform independence adalah kemampuan program bekerja di sistem operasi atau sistem komputer berbeda.
17.  Bahasa Multithreading Thread adalah untuk menyatakan program komputer melakukan lebih dari satu tugas di satu waktu yang sama.
18.  Bahasa  yang Didukung Garbage Collector Program Java melakukan garbage collection yang berarti pemrogram tidak perlu menghapus sendiri objek-objek yang tidak digunakan lagi.
19.  Bahasa yang Mampu Diperluas Program Java mendukung native method, yaitu fungsi ditulis di bahasa lain, biasanya C atau C++.

2.10          Karakteristik Java

 Karakteristik Java Ada pula beberapa karakteristik mengenai bahasa pemrograman Java, yaitu sebagai berikut:

1.      Sederhana
 Bahasa pemrograman Java menggunakan sintaks mirip C++, namun sintaks pada java telah banyak mengalami perubahan perbaikkan. Terutama untuk menghilangkan pointer yang rumit dan multipleinhritance. Java juga menggunakan automatic memory allocationdan memory garbage collection.
2.      Berorientasi Obyek (Obyek Oriented)
Java menggunakan pemrograman berorientasi obyek yang membuat program dapat dibuat secara modular dan dapat dipergunakan kembali. Pemrograman berorientasi obyek memodelkan dunia nyata ke dalam obyek dan melakukan interaksi antar obyek-obyek tersebut.
3.           Terdistribusi (Distributed)
Java dibuat untuk membuat aplikasi terdistribusi secara mudah dengan adanya leberries networking yang terintegrasi pada Java.
4.             Interpreted Program
 Java dijalankan menggunakan interpreted yaitu Java Virtual Machine (JVM). Hal ini menyebabkan source code Java yang telah dikomplikasi menjadi java bytecode dapat dijalankan pada platfrom yang berbeda-beda.
5.             Robust
 Java mempunyai relibilitas yang tinggi. Compiler pada Java mempunyai kemampuan mendeteksi error secara lebih teliti dibandingkan bahasa pemrograman lain. Java mempunyai runtime-Exception handing untuk membantu mengatasi error pada pemrograman.
6.             Secure
Sebagai bahasa pemrograman untuk aplikasi internet dan terdistribusi, java memiliki beberapa mekanisme keamanan untuk menjaga aplikasi tidak digunakan untuk merusak sistem komputer yang menjalankan aplikasi tersebut.
7.             Architecture Neutral Program
Java merupakan platfrom independent. Program cukup mempunyai satu buah versi yang dapat dijalankan pada platform berbeda dengan Java Virtual Machine.
8.             Portable
Source code maupun program Java dapat dengan mudah dibawa ke platform yang berbeda-beda tanpa harus dikompilasi ulang.
9.             Perfomance
Perfomance pada Java sering dikatakan kurang tinggi. Namun performance Java dapat ditingkatkan mengguanakan kompilasi Java lain seperti buatan inprise, Microsoft ataupun Symantecyang menggunakan Just In Time Compilers (JIT).
10.         Multitheaded
Java mempunyai kemampuan untuk membuat suatu program yang dapat melakukan beberapa pekerjaan secara sekaligus dan simultan.

11.         Dynamic
Java didesain untuk dapat dijalankan pada lingkungan yang dinamis. Perubahan pada suatu class dengan menambahkan properties ataupun method dapat dilakukan tanpa menggangu program yang menggunakan class tersebut.









BAB III

PENUTUP

4.1       Kesimpulan
JSP adalah suatu teknologi web berbasis bahasa pemrograman Java dan berjalan di Platform Java, serta merupakan bagian teknologi J2EE (Java 2 Enterprise Edition). J2EE merupakan platform java untuk pengembangan sistem aplikasi enterprise  dengan dukungan API (Application Programming Interface )  yang  lengkap dan portabilitas serta memberikan sarana untuk suatu aplikasi yang memisahkan antara business logic ( sistem ),  JSP sangat sesuai dan tangguh untuk menangani presentasi di web. Java Server Pages (JSP) adalah bahasa scripting untuk web programming yang bersifat server side seperti halnya PHP dan ASP. JSP dapat berupa gabungan antara baris HTML dan fungsi-fungsi dari JSP itu sendiri. Berbeda dengan Servlet yang harus dikompilasi oleh USER menjadi class sebelum dijalankan, JSP tidak perlu dikompilasi oleh USER tapi SERVER yang akan melakukan tugas tersebut. Makanya pada saat user membuat pertama kali atau melakukan modifikasi halaman dan mengeksekusinya pada web browser akan memakan sedikit waktu sebelum ditampilkan.
Java sebagai platform pengembang berbagai aplikasi, khususnya aplikasi pada mobile, telah memenuhi standar eksistensi bahasa pemrograman, yang sekelas dengan visual basic sebagai bahasa pemrograman yang telah dulu ada. Bahkan bisa dibilang penggunaannya semudah bahasa C dan kemampuan setangguh bahasa C++, selain sifatnya yang mudah karena kesederhanaannya, berbagai keunggulan kenapa java harus dipelajari adalah, pemrograman yang berorientasi pada objek, open platform, aplikasi berbasis WEB, mempunyai banyak fitur, dan bukan sekedar bahasa tapi juga platform sekaligus arsitektur. Java mempunyai portabilitas yang sangat tinggi. Ia dapat berada pada smartcard, pager, POS (Point of Service), handphone, PDA, palm, TV, Embedded device (PLC, micro controller), laptop, pc, dan bahkan server). 














 DAFTAR PUSTAKA




Tidak ada komentar:

Posting Komentar