DAFTAR ISI
LEMBAR
JUDUL
DAFTAR
ISI................................................................................................................. i
KATA
PENGANTAR.................................................................................................... ii
BAB II PENDAHULUAN...............................................................................................1
1.1 Latar belakang ....................................................................................................2
1.2 Rumusan Masalah ..............................................................................................4
1.3 Tujuan .................................................................................................................5
BAB II PEMBAHASAN ...................................................................................................6
2.1 Pengertian Java
Server Page ..............................................................................7
2.2 Cara Menggunakan Teknologi Java Dalam Lingkungan Web ............................8
2.3 Sejarah JAVA .......................................................................................................9
2.4 Kelebihan dan Kekurangan Java .......................................................................10
2.5 Kegunaan Java ...................................................................................................11
2.6 Aturan Dasar Pada Java .....................................................................................12
2.7 Konsep OOP Pada Java .....................................................................................13
2.8 Edisi Java ...........................................................................................................13
2.9 Fitur-Fitur Java ..................................................................................................14
2.10 Karakteristik Java ..............................................................................................15
BAB III PENUTUP ..........................................................................................................16
DAFTAR PUSTAKA .......................................................................................................26
KATA PENGANTAR
Segala
puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala limpahan
rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Makalah ini tepat
pada waktu-Nya. Makalah ini dianjurkan untuk memenuhi salah satu kelulusan mata
kuliah Pemrograman Java III jurusan Teknik Komputer D-III di POLITEKNIK
SUKABUMI.
Makalah
ini dapat selesai berkai bantuan beberapa pihak maka dari itu penulis
mengucapkan banyak terimakasih kepada:
1.
Kedua orang tua tercinta yang selalu
mendoakan dan telah memberikan motivasi serta memberikan fasilitas sehingga
terselesaikannya laporan ini.
2.
Bapak Drs. Gabriel Sukarman, M.Pd Selaku
Direktur Politeknik Sukabumi.
3.
Bapak Ismail Goro, M.T. Selaku Ketua
Jurusan Teknik Komputek Politeknik Sukabumi.
4.
Bapak Alm Yudha Selaku Dosen mata kuliah
Pemrograman Java III.
5.
Ibu Samirah Rahayu, M.kom.
6.
Seluruh rekan-rekan di perkuliahan
Politeknik Sukabumi dari semua tingkat dan jurusan.
Meskipun
penulis sudah berusaha dengan sebaik-baiknya, namun penulis menyadari
sepenuhnya bahwa laporan ini masih jauh dari sempurna, karena itu segala kritik
dan saran yang sifatnya membangun akan penulis terima dengan segala kerendahan
hati.
Harapan penulis semoga makalah ini
bermanfaat bagi penulis khususnya, bagi pembacanya serta dapat dijadikan
landasan bagi mahasiswa/I dalam menyusun makalah berikutnya.
Amin
Sukabumi, 11 Januari
2016
Penulis
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar
belakang
Dalam era serba teknologi saat ini,
kemajua bidang pendiikan sangatlah bertambah dari waktu ke waktu. Kemajuan yang
dicapai oleh umat manusia, baik itu bidang sosial, bidang informasi maupun
bidang pendidikan. Salah satunya membuat makalah yang baik dan benar, yaitu
merupakan system informasi yang dituangkan ke dalam bentuk tulisan karya ilmiah.
1.2
Rumusan
Masalah
1. Pengertian
Java ?
2. Menggunakan
Teknologi Java dalam Web ?
3. Sejarah
Java ?
4. Kelebihan
dan Kekurangan Java ?
5. Kegunaan
Java ?
6. Aturan
Dasar Pada Java ?
7. Konsep
OOP Pada Java ?
8. Edisi
Java ?
9. Fitur-Fitur
Java ?
10. Karakteristik
Bahasa Pemrograman Java ?
1.3
Tujuan
Makalah ini di susun dengan tujuan
sebagai salah satu syarat untuk memenuhi kelulusan dalam mata kuliah pemrograman
java III di politeknik sukabumi jurusan Teknik Komputer dan juga bertujuan
sebagai sarana untuk memberikan informasi untuk para mahasiswa/i mengenai java
server page atau bisa di singkat dengan JSP yang belum mengenal bahasa
pemrograman java. Pemrograman yang sekarang semakin banyak diminati dan banyak
hal yang menarik yang dapat di pelajari mengenai dunia pemrograman java.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1
Pengertian Java Server Page
Java server page ( JSP ) adalah suatu
teknologi web berbasis bahasa pemrograman java dan berjalan di platform java,
serta bagian teknologi J2EE ( java 2 enterprise
edition ). J2EE merupakan platform java untuk pengembangan sistem aplikasi enterprise dengan dukungan API (Application Programming Interface ) yang lengkap dan portabilitas serta memberikan
sarana untuk suatu aplikasi yang memisahkan antara business logic ( sistem ), Presentasi dan data. JSP juga
memerlukan JVM (Java Virtual Machine) supaya dapat berjalan yang berarti juga
mengisyaratkan keharusan menginstal java virtual machine di server, dimana JSP akan dijalankan.
Selain JVM, JSP juga memerlukan server yang disebut dengan Web Container.
Java Server Page ( JSP ) adalah bahasa
scripting untuk web programming yang bersifat server side seperti halnya PHP dan ASP. JSP dapat berupa gabungan
antara baris HTML dan fungsi-fungsi dari JSP. JSP tidak perlu dikomplikasikan
oleh USER tapi SERVER yang akan
melakukan tugas tersebut. Pada saat user
membuat pertama kali atau melakukan modifikasi halaman dan mengeksekusinya pada
web, browser akan memakan sedikit
waktu sebelum ditampilkan.
Teknologi JSP menyediakan cara yang
lebih mudah dan cepat untuk membuat halaman-halaman web, yang menampilkan isi
secara dinamika. Teknologi JSP didesain untuk mempermudah dan mempercepat
pembuatan aplikasi web yang bekerja dengan berbagai macam web server, application server, browser, browser dan development tool.
2.2
Cara Menggunakan
Teknologi Java Dalam Lingkungan Web
Ada
tiga cara untuk menggunakan teknologi java dalam lingkungan web yaitu;
1. Applet
Applet merupakan
program java yang disisipkan pada halaman HTML dengan menggunakan tag
<APPLET>. Kita dapat membuat sebuah program yang kompleks dengan
menggunakan bahasa Java kemudian jika ingin ditampilkan dalam halaman web, kita
menyimpan program tersebut dalam bentuk applet dan menyisipkan pada
halaman-halaman HTML.
Applet ini akan
dieksekusi oleh Java Virtual Machine ( JVM ) pada browser. Sayangnya sering
kali computer client tidak di dukung oleh JVM, sehingga applet tersebut tidak
dapat di jalakan.
2. Servlet
adalah program yang tertulis dengan bahasa Java yang dijalankan pada server
yang terkoneksi ke web. Pada servlet, computer client tidak membutuhkan JVM,
karena semua kode program akan dieksekusi di sisi server. Output yang akan
disampaikan kepada browser client adalah murni HTML. Servlet ini akan di
kompilasi dalam bentuk class. Servlet secara umum mampu meningkatkan sisi
interaktif dan dinamis halaman web. Kelemahan dari servlet adalah teks-teks
HTML yang berisi tampilan halaman harus dibuat dengan menggunakan bahasa
pemrograman Java. Hal ini menyulitkan jika ingin mengubah tampilan HTML-Nya,
karena berarti kita harus membuka kembali kode program java di servlet.
3. Java Server Pages (JSP) adalah bahasa scripting untuk web programming yang bersifat server
side seperti halnya PHP dan ASP.
2.3
Sejarah JAVA
Bahasa permrograman java pertama lahir
dari the garden project, yang
berjalan selama 18 bulan, dari awal tahun 1991 hingga musim panas 1992. Proyek
tersebut belum menggunakan versi yang dinamakan Oak. Proyek ini dimotori Patrick Naugton, Mike Sheridan, James
Gosling dan Bill Joy, beserta Sembilan pemrogram lainnya dari sun Microsystem. Salah satu hasil proyek ini adalah mascot Duke yang dibuat oleh Joe Palrang.
Selanjutnya pertemuan proyek berlangsung di sebuah gedung
perkantoran Sand Hill Road di Menlo Park. Sekitar musim panas 1992 proyek ini
di tutup dengan menghasilkan sebuah
program Java Oak Pertama, yang ditunjukan sebagai pengendali sebuah peralatan
dengan teknologi layar sentuh (touch screen), seperti pada PDA sekarang ini.
Teknologi baru ini dinai “ *7”( Star Seven).
Setelah Era Star Seven selesai sebuah anak perusahaan TV Kabel tertarik,
ditambah beberapa orang dari proyek The
Garden Project. Mereka memusatkan kegiatannya pada sebuah ruangan kantor di
100 Hamilton Aveue, Palo Alto. Yang kemudian Perusahaan itu menjadi bertamabah maju serta jumlah karyawan yang meningkat
dalam ukuran waktu yang cukup singkat, dan pada rentan waktu ini juga
ditetapkan pemakaian internet sebagai medium yang menjembatani kerja dan ide
diantara mereka. Yang pada waktu itu internet hanya dipake dikalangan akademi
dan militer saja.
Terinspirasi dari film tahun 80-an.
Blade Runner, mereka mejadikan perambahan ( browser ) Mosaic sebagai landasan awal untuk membuat perambah java pertama
yang dinamai web Runner, yang pada
perkembangan rilis pertama berganti nama menjadi Hot Java.
Sun kemudian mengumumkan bahasa java
sebagai bahasa yang mampu menjalankan web secara interaktif dan aman. Pada
pertengahan tahun 1995 Netscape mengumumkan
akan mengadopsi java di dalam browser mereka, sehingga pada waktu itu secara deface menjadi bahasa standar di dunia
maya internet. Perkembangan java dipermudah lagi
dengan tersedianya JDK (Java Development Kit) di situs milik Sun yang dapat di
download secara gratis. Kemudian di akhir tahun 1995,IBM dan Microsoft
memutuskan untuk membeli lisensi Java untuk dipakai dalam teknologi mereka.
Bahasa Java itu sendiri dikembangkan dari bahasa sebelumnya yaitu C++, karena
proyek Green tersebut telah dikembangkan oleh orang-orang yang dulunya bekerja
dengan bahasa C++. Java lahir dari kebutuhan akan sebuah pemrograman
berorientasi objek. Java itu sendiri diciptakan karena ketidak puasan akan
kinerja C++ karena dinilai memeiliki banyak bug, berbiaya besar dan tergantung
pada platfrom.
Sekitar bulan Maret 1995, untuk pertama kali
kode java versi 1.0a2 dibuka kesuksesan mereka diikuti dengan pemberitaan
pertama kali pada surat kabar San Jose Mercury News pada tanggal 23
Mei 1995. Sayangnya terjadi perpecahan di antara mereka suatu hari pada pukul
04.00 di sebuah ruangan hotel Sheraton Palace. Tiga dari pimpinan utama
proyek, Eric Schmidt dan George Paolini dari Sun Microsystems
bersama Marc Andreessen, membentuk Netscape.
Nama Oak, diambil dari pohon
oak yang tumbuh di depan jendela ruangan kerja “bapak java”, James
Gosling. Nama Oak ini tidak dipakai untuk versi release Java karena sebuah perangkat lunak sudah terdaftar dengan
merk dagang tersebut, sehingga diambil nama penggantinya menjadi “Java”. Nama ini diambil dari kopi murni
yang digiling langsung dari biji (kopi tubruk) kesukaan Gosling.
Versi keluaran
awal java ditahun 1996 sudah merupakan versi relase sehingga dinamakan java
versi 1.0, versi ini menyertakan banyak paket standar awal yang terus
dikembangkan pada versi selanjutnya, seperti;
1.
Java io, yaitu peruntukan
kelas input dan output, termasuk penggunaan berkas
2.
Java lang, yaitu peruntukan
kelas elemen-elemen dasar
3.
Java until, yaitu peruntukan
kelas pelengkap seperti kelas struktur data dan kelas penaggalan .
4.
Java net, yaitu peruntukan
kelas TCP/IP.
5.
Java awt, yaitu kelas dasar
untuk aplikasi antar muka dengan pengguna (GUI).
6.
Java applet, yaitu kelas
dasar aplikasi antar muka untuk diterapkan pada penjelajah web.
7.
Evalusi Java Platfrom
Munculnya browser-browser
baru, standar HTML pun mulai dikenal namanya serta diperhitungkan
keberadaannya, DOM menjadi lebih lengkap fiturnya walaupun kegunaanya berbeda
antar browser. kebutuhan cross platfrom pun akhirnya muncul akibat
kurangnya monopoli browser. Pustaka
dan framework Javascript pun banyak lahir, hal itu tidak saja menjawab
kebutuhan cross platfrom, pustaka ini
juga menambahkan fitur yang hilang lewat Javascript itu sendiri misalnya,
struktur class, variabel privat dan publik, pemanggil fungsi secara asinkron,
emulasi threading, dan masih banyak lagi.
Tidak hanya populer disisi
klien, karakteristik Javascript rupanya juga diinginkan disisi server (Jaxer).
Bahkan kini telah berevolusi menjadi platfrom, bukan hanya sekedar bahasa
pelengkap. Banyak pihak yang kini menawarkan platfrom dengan dukungan
Javascript, bahkan ada yang ekslusif mendukung javascript saja. Berikut ini
contoh-contohnya platform javascript:
1.
Appjet
Layanan ini
bekerja, sama seperti yang dilakukan oleh Google lewat Google App Engine.
Appjet ini hanya mendukung Javascrip. Satu set API yang cukup komprehensif
(printing, utilities, xhr, etc) ditambah dengan pustaka sumbangan dari
parapenggunanya membuat Appjet mampu menjadi prasarana Rapid Prototyping.
2.
TitaniumApp
Layanan ini
banyak meniru kesuksesan AdobeAIR dengan memberikan SDK Opensource yang
dapat dipakai untuk membangun desktop, web dan mobile app dengan mudah melalui
HTML, CSS dan Javascript API. Namun saat ini layanan inibelum lengkap, tetapi
akan tetap menarik karena akan berbeda dengan yang ada di ADOBE AIR.
3.
Javascript dari Joyent
Joyent
telah berkecimpung dalam hal application
acceleration dan scaling service
dengan produk Jpyent acceleratior-Nya.
Bahkan dalam waktu lalu telah mengakuisisi Reasonably
Smart, akan diluncurkan platfrom berbasis javascript.
2.4
Kelebihan dan
Kekurangan Java
A. Kelebihan dari bahasa pemrograman Java, diantaranya yaitu;
1.
Multiplatfrom
Dapat
dijalankan pada beberapa platfrom sistem operasi komputer, yang sesuai dengan
prinsip tulis sekali, jalankan dimana saja dengan kelebihan ini. Pemrogram
cukup menulis sebuah program Java dan dikompilasi (diubah dari bahasa yang
dimengerti manusia menjadi bahasa mesin atau bytecode). Keudian hasilnya dapat
dijalankan diatas beberapa platfrom tanpa adanya perubahan. Dengan kelebihan
ini memungkinkan sebuah program berbasis Java dapat dikerjakan diatas sistem
operasi Linux serta dapat dijalankan dengan baik diatas Microsoft Windows.
Platfrom yang didukung samapi saat ini adalah Microsoft Window, Linux, Mac OS
dan Sun solaris. Penyebanya adalah setiap sistem operasi menggunakan
programnya sendiri-sendiri (yang dapat diunduh dari situs Java) untuk
meninterpretasikan bytecode tersebut.
2.
OOP (Object oriented Programming-Pemrogram
Berorientasi Objek)
yang
artinya semua aspek yang terdapat di Java adalah Objek. Java merupakan salah
satu bahasa pemrograman berbasis objek secara murni. Semua tipe data diturunkan
dari kelas dasar yang disebut Object. Hal ini sangat memudahkan pemrogram
untuk mendesain, membuat, mengembangkan dan mengalokasi kesalahan sebuah
program dengan basis Java secara cepat, tepat, mudah dan terorganisir. Kelebihan
ini menjadikan Java sebagai salah satu bahasa pemograman termudah, bahkan untuk
fungsi fungsi yang advance seperti komunikasi antara komputer sekalipun.
3.
Perpustakaan Kelas Yang Lengkap
Java terkenal dengan
kelengkapan library atau perpustakaan
(kumpulan program program yang disertakan dalam pemrograman java) yang sangat
memudahkan dalam penggunaan oleh para pemrogram untuk membangun aplikasinya.
Kelengkapan perpustakaan ini ditambah dengan keberadaan komunitas Java yang
besar yang terus menerus membuat perpustakaan-perpustakaan baru untuk
melengkapi seluruh kebutuhan pembangunan aplikasi.
4.
Bergaya C++
Memiliki
sintaks seperti bahasa pemrograman C++ sehingga menarik banyak pemrogram C++
untuk berpindak ke Java. Saat ini pengguna Java sangat banyak, bahkan sebagian
besar penggunanya adalah pemrogram C++ yang berpindak ke Jav. Bahkan dalam
dalam proses pembelajaran di Perguruan Tinggi di Amerika mulai berpindak ke
Java, dengan mengajarkan java kepada peserta didiknya karena dianggap lebih
mudah untuk dipahami oleh peserta didik dan dapat berguna pula bagi mereka yang
bukan mengambil jurusan komputer.
5.
Pengumpulan sampah otomatis
Memiliki
fasilitas pengaturan penggunaan memori sehingga para pemrogram tidak perlu
melakukan pengaturan memori secara langsung (seperti halnya dalam bahasa C++
yang dipakai secara luas).
B.
Kekurangan dari bahasa
pemrograman Java, diantaranya, yaitu:
1.
Tulis sekali, jalankan di
mana saja – Masih ada beberapa hal yang tidak kompatibel antara platform satu
dengan platform lain. Untuk J2SE, misalnya SWT-AWT bridge yang sampai sekarang
tidak berfungsi pada Mac OS X.
2.
Mudah didekompilasi.
Dekompilasi adalah proses membalikkan dari
kode jadi menjadi kode sumber. Ini dimungkinkan karena kode jadi Java merupakan
bytecode yang menyimpan banyak atribut bahasa tingkat tinggi, seperti nama-nama
kelas, metode, dan tipe data. Hal yang sama juga terjadi pada Microsoft. NET
Platform. Dengan demikian, algoritma yang digunakan program akan lebih sulit
disembunyikan dan mudah dibajak/direverse-engineer.
3.
Penggunaan memori yang
banyak.
Penggunaan memori untuk program berbasis Java
jauh lebih besar daripada bahasa tingkat tinggi generasi sebelumnya seperti
C/C++ dan Pascal (lebih spesifik lagi, Delphi dan Object Pascal). Biasanya ini
bukan merupakan masalah bagi pihak yang menggunakan teknologi terbaru (karena
trend memori terpasang makin murah), tetapi menjadi masalah bagi mereka yang
masih harus berkutat dengan mesin komputer berumur lebih dari 4 tahun.
2.5
Kegunaan Java
Berikut merupakan kegunaan Java platfrom, diantaranya yaitu :
1.
Pembuatan perangkat lunak
pada satu platfrom dan menjalankannya pada hampir semua platfrom lain.
2. Membantu pembuatan programuntuk dijalankan pada browser Web dan
layanan Web.
3.
Pembuatan aplikasi
server-side untuk forum online, toko, jajak pendapat, HTML pemrosesan from ,
dan banyak lagi.
4.
Membantu mengkombinasikan
aplikasi atau layanan menggunakan bahasa Java sehingga tercipta sebuah aplikasi
atau layanan yang sangat disertakan.
5.
Menciptakan aplikasi yang kuat dan efisien
untuk ponsel, prosesor terpencil, produk murah konsumen, dan hampir semua
perangkat yang lain dengan basic digital.
2.6
Aturan Dasar Pada Java
Aturan dasar dari penggunaan
sintaks bahasa Java, yaitu:
1.
Java bersifat case-sensitive
2.
Secara umum Java mengabaikan
spasi kosong (karakter yang tidak muncul pada layar, misalnya kosong, tab,
baris baru)
3.
Brace {} adalah simbol peneglompokan pada dala
Java yang menandai bagian awal dan akhir dari suatu program
4.
Setiap pernyataan Java
diakhiri dengan simbol ;.
5.
Simbol // membuat sebuah
baris komentar, simbol /* ... */ membatasi bagian awal dan akhir suatu
komentar.
6.
Komentar javadoc khusus
digunakan untuk men-generate dokumentasi HTML untuk program Java, dapat menciptakan
komentar javadoc dengan memulai baris dengan /** dan mengakhirinya dengan */.
7.
Java memiliki beberapa kata
yang dicadangkan dan tidak bisa digunakan dalam ekspresi biasa. Kata-kata
tersebut keyword.
Kelas pertama dalam program Java (disebut kelas penegndali) harus
memiliki nama yang sam dengan file dimana ia disimpan.
2.7
Konsep OOP ( Object Oriented Programming ) Pada Java
1.
Class Yaitu kumpulan atas
devinisi data dan fungsidalam suatu unit untuk suatu tujuan tertentu. Sebagai
contoh “class of dog” merupakan suatu unit yang terdiri atas definisi data dan
fungsi-fungsi menunjukkan pada berbagai macam perilaku/turunan dari anjing.
Sebuah class adalah dasar dari modularitas dan struktur dalam pemrograman
berorientasi object. Class merupakan contoh abstrak dari sebuah objek yang
telah terbentuk dari proses penyederhanaan. Contoh nyata atau perwujudan
dari sebuah objek dinamakan intance.
2.
Object
Object
adalah sebuah entiti yang memiliki keadaan behavior dan identitas yang tugasnya
dirumuskan dalam suatu lingkup masalah dengan baik. Inilah intance yang
sebenarnya dari sebuah class, ini juga yang dikenal intance. Intance sendiri
dibuat pada waktu meng-intantiate class menggunakan kata kunci new dalam sistem
registrasi siswa. Contoh dari sebuah object yaitu entiti Student.
3.
Atribut
Atribut
menunjuk pada elemen data dari sebuah object. Atribut menyimpan informasi
tentang object. Dikenal juga sebagai member data, variabel intance,
propertiatau sebuah flied data. Kembali pada contoh sistem registrasi siswa, dimana
atribut dari sebuah siswa adalah nomor siswa.
4.
Method
Sebuah method menjelaskan behavior dari sebuah
object. Method juga dikenal sebagai fungsi atau proseur, sebagai contoh methode
yang mungkin tersedia untuk entiti siswa adalah method register.
5.
Abstraksi
Abstrak yaitu
kemampuan sebuah program untuk melewati aspek informasi yang diproses olehnya,
yaitu kemampuan untuk memfokus pada inti. Setiap objek dalam sistem melayani
sebagai model dari “pelaku” abstrak yang dapat melakukan kerja, laporan dan perubahan
keadaannya dan berkomunikasi dengan obejk lainnya. Dalam sistem ini tanpa harus
mengungkapkan bagaimana kelebihan ini diterapkan. Proses fungsi atau metode
dapat juga dibuat abstrak, dan teknik digunakan untuk mengembangkan sebuah
pengabstrakan.
6.
Enkapsulasi
Memastikan
pengguna sebuah objek tidak dapat mengganti keadaan dalam dari sebuah objek
dengan cara-cara yang tidak layak, karena hanya metode dalam objek tersebut
yang diberi ijin untuk mengakses keadaannya. Setiap objek mengakses interface
yang menyebutkan bagaimana objek lainnya dapat berinteraksi dengannya. Obejek
lainnya tidak akan mengetahui dan tergantung pada trepresentasi dalam objek
tersebut.
7.
Pewarisan
Pewarisan
adalah keuntungan besar dalam pemrograman berbasis object karena suatu sifat
atau method didefinisikan dalam superclass, sifat ini secara otomatis
diwariskan dari semua subclasses. Jadi, dapat dituliskan kode method hanya
sekali dan dengan demikian dapat digunakan oleh semua subclass. Dari konsep
penurunan ini suatu kelas bisa diturunkan menjadi kelas baru yang masih
mewarisi sifat-sifat kelas orangtuanya. Hal ini dapat dianalogikan dengan kelas
manusia. Manusia merupakan turunan dari orang tuanya dan sifat-sifat orang tua
diwarisi olehnya. Bisa ditarik kesimpulan bahwa semua kelas di dunia selalu
memiliki hirarki yang menggambarkan silsilah kelas tersebut.
8.
Polimorfisme melalui
pengiriman pesan
Polimorfisme
adalah kemampuan dari sebuah object untuk membolehkan mengambil beberapa bentuk
yang berbeda. Secara harfiah, “poli” berarti banyak sementara “morph” berarti
bentuk. Tidak bergantung kepada pemanggilan subrutin, bahasa orientasi objek
dapat mengirim pesan; metode tertentu yang berhubungan dengan sebuah pengiriman
pesan tergantung kepada objek tertentu di mana pesan tersebut dikirim.
Contohnya, bila sebuah burung menerima pesan “gerak cepat”, dia akan
menggerakan sayapnya dan terbang. Bila seekor singa menerima pesan yang sama,
dia akan menggerakkan kakinya dan berlari. Keduanya menjawab sebuah pesan yang
sama, namun yang sesuai dengan kemampuan hewan tersebut. Ini disebut
polimorfisme karena sebuah variabel tunggal dalam program dapat memegang
berbagai jenis objek yang berbeda selagi program berjalan, dan teks program
yang sama dapat memanggil beberapa metode yang berbeda di saat yang berbeda
dalam pemanggilan yang sama. Hal ini berlawanan dengan bahasa fungsional yang
mencapai polimorfisme melalui penggunaan fungsi kelas pertama.
2.8
Edisi Java
Java merupakan bahasa
pemrograman yang dapat dijalankan disemua platfrom, diberagam lingkungan
seperti; Internet, Consumer electronic product dan Computer applications. Java
platfrom tersedia dalam tiga edisi untuk keperluan yang berbeda yaitu :
1.
Java 2 Micro Edition (J2ME)
2.
Java 2 Standard Edition (J2SE)
3.
Java 2 Enterprise Edition (J2EE)
Java memiliki beberapa versi
library atau teknologi yang disebut juga sebagai edisi dari bahasa pemrograman
java. Tiga edisi utama dari library adalah Micro,
Standard, dan Enterprise. J2ME (Java2 Micro Edition) merupakan edisi
library yang dirancang untuk membuat aplikasi desktop untuk digunakan pada device tertentu seperti pagers dan mobile phone, handheld PDA dan set-top box. J2ME
sembari menyediakan bahasa Java yang sama serta unggul dalam hal portabilitas dan
sefe network delivery seperti J2SE dan J2EE. J2ME menggunakan sekumpulan
paket yang lebih kecil. J2Me berisi subset paket J2SE ditambah dengan paket
spesifik Micro Edition Java.aplikasi J2ME juga dapat diskala agar dapat
berjalan pada aplikasi J2SE dan J2EE.
J2EE (Java2 Enterprise Edition) merupakan edisi librari java yang
dirancang untuk membuat aplikasi enterprise yang memerlukan antar muka dengan
sumber data (data source). J2EE dapat pula dikatakan bahwa J2EE adalah kelompok
yang lebih besar dengan J2SE di dalamnya. The Java 2 Platfrom, Enterprise
Edition (J2EE) juga menyediakan lingkungan untuk membangun dan menjalankan
multitier enterprise applications. J2EE berisi paket-paket didalam Standard
Edition serta ditambah dengan paket untuk mendukung pengembangan Enterprise
JavaBeans, Java Servlet, javaServer pages dan kendali transaksi yang fleksibel.
Java Virtual Machine (JVM)
adalah sebuah spesifikasi untuk sebuah komputer abstrak. JVM terdiri dari
sebuah kelas pemanggil dan sebuah interpreter
Java yang mengeksekusi kode arsitektur netral. Kelas pemanggil memanggil file. Class dari kedua program Java dan Java API untuk dieksekusi oleh
interpreter Java. Interpreter Java
mungkin sebuah perangkat lunak interpreter
yang menterjemahkan satu kode byte
pada satu waktu, atau mungkin sebuah just-intime (JIT) kompiler yang menurunkan bytecode arsitektur netral kedalam bahasa
mesin untuk host computer. JMF API (Java Media Framework Application
Programming Interface) adalah extension
dari J2SE yang dikonsentrasikan untuk pemrograman pada multimedia streaming (JMF version 2.1.1e). JMF version 2.1.1e sudah
mendukung RTP (Realtime Protocol) yang digunakan sebagai protokol aplikasi yang
realtime seperti audio/video
streaming. Dengan menggunakan API ini akan mempermudah dalam
meng-implementasikan realtime protocol pada multimedia streaming.
JMF API merupakan arsitektur yang
menggabungkan protokol dan pemrograman interface
untuk merekam, mentransmisi, dan playback
media. Pada JMF 2.1.1e, Sun’s sebagai perusahaan pengembang bahasa pemrograman
java berinisiatif untuk membawa pemrosesan time-base
media kedalam bahasa pemrograman Java. Time-base media adalah mengubah data yang
diterima dengan berdasarkan waktu, termasuk didalamnya seperti audio dan video
klip, MIDI, dan animasi.
Karakteristik time-based
media adalah dibutuhkannya waktu untuk mengirimkan dan memproses media.
Streaming media dapat dikatakan ketika media data dialirkan harus ditemukan
timing yang yang tepat untuk menerima dan menampilkannya. Misalkan, ketika
sebuah film dimainkan, data tidak dapat dikirimkan dengan cepat sehingga akan
terjadi delay pada waktu playback.
Artinya, jika data tidak dapat dikirimkan dan di proses dengan cepat maka akan
kehilanagan data atau dropping frame untuk memperbaiki playback.
Dalam mengatasi masalah
waktu transfer data maka dikembangkan banyak formataudio/video seepperti
Cinepak, MPEG-1, H.263, JPEG, PCM, Mu-Law, G.723.1 dan lain-lain. Dari masing
masing format tersebut akan mempengaruhi kualitas video/audio, kebutuhan CPU,
dan bandwidth.
2.9
Fitur-Fitur Java
Fitur-Fitur
java diantanya, yaitu ;
1.
Java Virtual Machine (JVM)
JVM adalah
sebuah mesin imajiner (maya) yang bekerja dengan menyerupai aplikasi pada
sebuah mesin nyata. JVM menyediakan spesifikasi hardware dan platform dimana
kompilasi kode Java terjadi. Spesifikasi inilah yang membuat
aplikasi berbasis Java menjadi bebas dari platform manapun karena proses
kompilasi diselesaikan oleh JVM. Aplikasi program Java diciptakan dengan file
teks berekstensi .java. Program ini dikompilasi menghasilkan satu berkas
bytecode berekstensi. class atau lebih. Bytecode adalah serangkaian instruksi
serupa instruksi kode mesin. Perbedaannya adalah kode mesin harus dijalankan
pada sistem komputer dimana kompilasi ditujukan, sementara bytecode berjalan
pada java interpreter yang tersedia di semua platform sistem komputer dan
sistem operasi.
2.
Gerbage Collection
Dimana
disini terdapat banyak bahasa pemrograman lain dengan memberi kebebasan seorang
programmer untuk mengalokasikan memory pada saat program yang dijalankan yang
selanjutnya memory tersebut harus ditempatkan kembali blok memory tersebut
supaya program lain juga dapat menggunakannya. Dalam C, C++dan bahasa lainnya,
yang bertanggungjawab adalah seorang programmer tentang hal ini. Namun apabila
programmer tersebut lupa, akan menyebabkan suatu keadaan yang biasa disebut
dengan nama memory leaks. Memory leaks, adalah suatu keadaan dimana suatu blok
memory yang dialokasikan, namun tidak pernah dibebaskan oleh pihak yang
bertanggungjawab (program), jika memory yang dialokasikan tidak dibebaskan dari
memory, maka akan mengurangi ketersediaan memory yang akan digunakan oleh
sistem operasi dan aplikasi lainnya. Dengan demikian apabila terdapat dalam
jumlah yang besar , sudah tentu sangat mempengaruhi kinerja sistem operasi dan
aplikasi lainnya. Dengan gerbage collection program tidak perlu menghapus
sendiri objek-objek yang tidak digunakan lagi, sehingga akan mengurangi beban
pengelolaan memory oleh programmer dan mengeleminasi sumber kesalahan memory
leaks tersebut.
3.
Code Security
Code
security ini terimplementasi pada Java dengan melalui penggunaan Java Runtime Environment
(JRE). Java menggunakan tiga lapis model pengamanan untuk melindungi sistem
dari untrusted Java Code, yaitu diantaranya;
1.
Clas loader, menangani
pemuatan kelas java ke runtime interpreter, local disk denga kelas-kelas yang
diambil dari jaringan.
2.
Bytecode verifier membaca
bytecode sebelum dijalankan dan menjamin bytecode memenuhi aturan-aturan dasar
bahasa Java.
3.
Manajemen keamanan menangani
keamanan tingkat aplikasi dengan mengendalikan apakah program
berhak mengakses sumber daya seperti file
, port jaringan , proses eksternal dan sistem widowing. Sistem windowing
adalah komponen dari GUI yang khususnya pada lingkungan desktop yang mendukung
pelaksanaan manajer window dan memberikan dukungan dasar untuk perangkat keras
grafis, perangkat penunjuk seperti mouse
dan keyboard
Dalam pemrograman Java,
terdapat pula fitur-ftur yang tersedia dalam bahasa pemrograman Java. Sehingga
banyak orang menyebut java memiliki prospek yang bagus, diantaranya yaitu
seperti;
1.
Aksesibilitas dari berbagai
lokasi dunia Java sebagai bahasa pemrograman yang ditujukann untuk internet,
sehingga java dapat diakses melalui wolrd wide web serta dapat di akses dari
lokasi manapun di seluruh dunia
2.
Sistem yang bebas virus
Java
mengimplementasikan strong type-cheking pada komputer pengguna, perubahan pada
program akan ditandai sebagai error dan program tidak akan dapat dijalankan. Type
checking adalah sistem pengecekan dimana kode akan dicek apakah terdapat
perubahan dalam kode asli.
3.
Aplikasi yang cocok dengan
berbagai platform.
4.
Java 2D/3D Menyediakan
sekumpulan API yang digunakan untuk membangun grafik 2D/3D.
5.
Java Server Page (JSP)
Berkembang dari Java Servlet yang dipakai untuk mengganti aplikasi CGI, JSP
yang mirip ASP dan PHP merupakan alternatif untuk solusi aplikasi internet.
6.
Java Native Interface (JNI)
Menyediakan sekumpulan API yang digunakan untuk mengakses fungsi – fungsi di
library yang dibuat dari bahasa pemrograman lain.
7.
Java Sound Menyediakan
sekumpulan API yang digunakan untuk memanipulaisi Sound.
8.
Java Interface Definition
Language + COBRA(Common Object Request Broker).
9.
Java IDL menyediakan
dukungan Java untuk implementasi COBRA yang merupakan model distributed Object
untuk solusi aplikasi besar di dunia networking.
10. Java Card Digunakan pada aplikasi smart card.
11. Java Telephony API (JTAPI).
12. Bahasa Berorientasi Objek
Meskipun
Java dipengaruhi bahasa-bahasa yang lalu, namun Bahasa Java bukan turunan
langsung dari bahasa manapun, dan juga tidak dirancang untuk kompatibel secara
kode sumber dengan bahasa-bahasa sebelumnya. Bahasa Java secara menyeluruh baru.
13. Bahasa Statically Typed Seluruh objek dalam program harus
dideklarasikan lebih dahulu sebelum digunakan.
14. Bahasa Dikompilasi Sebelum menjalankan program di bahasa Java,
program dikompilasi menggunakan Java compiler.
15. Bahasa yang Aman Salah satu prinsip kunci pembuatan Java adalah
keselamatan dan keamanan.
16. Bahasa Independen terhadap Platform Platform independence adalah
kemampuan program bekerja di sistem operasi atau sistem komputer berbeda.
17. Bahasa Multithreading Thread adalah untuk menyatakan program
komputer melakukan lebih dari satu tugas di satu waktu yang sama.
18. Bahasa yang Didukung Garbage Collector Program Java
melakukan garbage collection yang berarti pemrogram tidak perlu menghapus
sendiri objek-objek yang tidak digunakan lagi.
19. Bahasa yang Mampu Diperluas Program Java mendukung native method,
yaitu fungsi ditulis di bahasa lain, biasanya C atau C++.
2.10
Karakteristik Java
Karakteristik Java
Ada pula beberapa karakteristik mengenai bahasa pemrograman Java, yaitu sebagai
berikut:
1.
Sederhana
Bahasa pemrograman Java menggunakan sintaks
mirip C++, namun sintaks pada java telah banyak mengalami perubahan perbaikkan.
Terutama untuk menghilangkan pointer yang rumit dan multipleinhritance. Java
juga menggunakan automatic memory allocationdan memory garbage collection.
2.
Berorientasi Obyek (Obyek
Oriented)
Java
menggunakan pemrograman berorientasi obyek yang membuat program dapat dibuat
secara modular dan dapat dipergunakan kembali. Pemrograman berorientasi obyek
memodelkan dunia nyata ke dalam obyek dan melakukan interaksi antar obyek-obyek
tersebut.
3.
Terdistribusi (Distributed)
Java dibuat
untuk membuat aplikasi terdistribusi secara mudah dengan adanya leberries
networking yang terintegrasi pada Java.
4.
Interpreted Program
Java dijalankan menggunakan interpreted yaitu
Java Virtual Machine (JVM). Hal ini menyebabkan source code Java yang telah
dikomplikasi menjadi java bytecode dapat dijalankan pada platfrom yang
berbeda-beda.
5.
Robust
Java mempunyai relibilitas yang tinggi.
Compiler pada Java mempunyai kemampuan mendeteksi error secara lebih teliti
dibandingkan bahasa pemrograman lain. Java mempunyai runtime-Exception handing
untuk membantu mengatasi error pada pemrograman.
6.
Secure
Sebagai
bahasa pemrograman untuk aplikasi internet dan terdistribusi, java memiliki
beberapa mekanisme keamanan untuk menjaga aplikasi tidak digunakan untuk
merusak sistem komputer yang menjalankan aplikasi tersebut.
7.
Architecture Neutral Program
Java
merupakan platfrom independent. Program cukup mempunyai satu buah versi yang
dapat dijalankan pada platform berbeda dengan Java Virtual Machine.
8.
Portable
Source code
maupun program Java dapat dengan mudah dibawa ke platform yang berbeda-beda
tanpa harus dikompilasi ulang.
9.
Perfomance
Perfomance pada Java sering dikatakan kurang tinggi. Namun
performance Java dapat ditingkatkan mengguanakan kompilasi Java lain seperti
buatan inprise, Microsoft ataupun Symantecyang menggunakan Just In Time
Compilers (JIT).
10.
Multitheaded
Java
mempunyai kemampuan untuk membuat suatu program yang dapat melakukan beberapa
pekerjaan secara sekaligus dan simultan.
11.
Dynamic
Java didesain untuk
dapat dijalankan pada lingkungan yang dinamis. Perubahan pada suatu class
dengan menambahkan properties ataupun method dapat dilakukan tanpa menggangu
program yang menggunakan class tersebut.
BAB III
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
JSP adalah suatu teknologi
web berbasis bahasa pemrograman Java dan berjalan di Platform Java, serta
merupakan bagian teknologi J2EE (Java 2 Enterprise Edition). J2EE
merupakan platform java untuk pengembangan sistem aplikasi enterprise dengan dukungan
API (Application Programming Interface ) yang lengkap dan portabilitas serta memberikan
sarana untuk suatu aplikasi yang memisahkan antara business logic ( sistem ), JSP sangat sesuai dan tangguh untuk menangani
presentasi di web. Java Server Pages (JSP)
adalah bahasa scripting untuk web programming yang bersifat
server side seperti halnya PHP dan ASP. JSP dapat berupa gabungan antara baris
HTML dan fungsi-fungsi dari JSP itu sendiri. Berbeda dengan Servlet yang harus
dikompilasi oleh USER menjadi class sebelum dijalankan, JSP tidak perlu
dikompilasi oleh USER tapi SERVER yang akan melakukan tugas tersebut. Makanya
pada saat user membuat pertama kali atau melakukan modifikasi halaman dan
mengeksekusinya pada web
browser akan memakan sedikit
waktu sebelum ditampilkan.
Java sebagai platform
pengembang berbagai aplikasi, khususnya aplikasi pada mobile, telah memenuhi
standar eksistensi bahasa pemrograman, yang sekelas dengan visual basic sebagai
bahasa pemrograman yang telah dulu ada. Bahkan bisa dibilang penggunaannya
semudah bahasa C dan kemampuan setangguh bahasa C++, selain sifatnya yang mudah
karena kesederhanaannya, berbagai keunggulan kenapa java harus dipelajari
adalah, pemrograman yang berorientasi pada objek, open platform, aplikasi
berbasis WEB, mempunyai banyak fitur, dan bukan sekedar bahasa tapi juga
platform sekaligus arsitektur. Java mempunyai portabilitas yang sangat tinggi.
Ia dapat berada pada smartcard, pager, POS (Point of Service), handphone, PDA,
palm, TV, Embedded device (PLC, micro controller), laptop, pc, dan bahkan
server).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar